Ada kabar yang bikin hati campur aduk dari Gaza. Ibrahim Hudhayfah al-Kahlout, anak yang dikenal sebagai satu-satunya anggota keluarga Abu Ubaidah yang masih hidup, baru saja mengumumkan hasil ujian SMA-nya. Nilainya? 94 persen. Prestasi yang luar biasa, apalagi kalau kita ingat apa yang dia alami.
Agustus 2025 lalu, serangan bom Israel merenggut nyawa hampir seluruh keluarganya. Ayah dan ibunya, dua saudara perempuannya, serta saudara laki-lakinya, semua meninggal dalam peristiwa itu. Ibrahim selamat. Dia harus melanjutkan hidup sendirian, menanggung duka yang tak terbayangkan.
Namun begitu, dia tak menyerah. Di awal pekan ini, melalui akun Instagram-nya, Ibrahim menyampaikan rasa syukurnya karena bisa melewati tantangan pendidikan menengah di tengah keadaan yang serba sulit.
Unggahannya, yang ditulis dalam bahasa Arab, dibuka dengan kalimat pujian kepada Tuhan. Dia merasa bersyukur masih bisa mencapai tonggak penting ini.
“Kudapatkan hasil ini berkat jiwa-jiwa para syuhada rakyatku,” tulisnya.
Dia secara khusus mendedikasikan keberhasilannya untuk keluarganya, yang disebutnya di barisan paling depan, sambil memohonkan rahmat untuk mereka semua.
Menurutnya, semangat untuk berprestasi dalam akademis itu warisan dari orang tuanya. Mereka selalu menekankan pentingnya belajar sejak Ibrahim kecil. Dalam unggahan yang sama, dia mengutip sebuah doa yang menyentuh:
“Ya Tuhan, kasihanilah mereka sebagaimana mereka telah mengasihi ketika aku masih kecil.”
Menariknya, Ibrahim cukup aktif di media sosial, baik di X maupun Instagram. Tapi untuk merahasiakan profilnya yang sekarang, dia memilih menggunakan foto masa kecilnya sebagai foto profil. Sebuah langkah yang bisa dimengerti, mengingat situasinya.
Di sisi lain, prestasi akademisnya ini seperti secercah cahaya di tengah kegelapan. Sebuah bukti bahwa semangat hidup dan tekad belajar seseorang bisa tetap menyala, meski diterpa tragedi yang begitu hebat. Kisahnya bukan cuma tentang angka 94 persen, tapi tentang ketangguhan seorang anak manusia.
Artikel Terkait
Nelayan Temukan Sabu Lebih dari Satu Kilogram di Pantai Pangkep
BAZNAS dan Puskesmas Bagikan 114 Paket Gizi untuk Tekan Stunting di Bone
Kasadum TNI: Musuh adalah Hadiah untuk Berbuat yang Terbaik
Minibus Terjun ke Jurang 50 Meter di Padang Pariaman, Seluruh Penumpang Selamat