Operasi tangkap tangan digelar di Kantor Desa Pamanukan Hilir, Subang, Kamis lalu. Saat itu juga, seorang oknum dari sebuah LSM berhasil diringkus polisi. Ia baru saja menerima uang dari seorang kepala desa uang yang diduga kuat hasil pemerasan.
Pelaku yang diamankan berinisial TY. Menurut penyelidikan, dia sebenarnya hanya anak buah. Otak utama operasi pemerasan ini adalah WY, sang ketua LSM, yang kini kabur dan masuk daftar buron polisi.
Modus mereka cukup berani. WY biasanya meminta data anggaran desa, lalu mengancam akan memviralkan isu-isu negatif di media sosial jika tak diberi sejumlah uang. Tapi saat eksekusi, dia malah menyuruh TY yang maju ke depan untuk mengambilnya.
Nah, saat tahu anak buahnya tertangkap, WY langsung menghilang entah ke mana.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan kalau modus ini benar-benar bikin resah. Mereka tak segan mengancam para Kades, bahkan memaksa mereka hadir dalam pertemuan yang diatur sepihak.
Artikel Terkait
Sassuolo Kalahkan Atalanta 2-1 dalam Laga Sengit Penuh Kartu Merah
Mahfud MD: Fikih adalah Produk Ijtihad, Boleh Berbeda Tafsir
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor