Ahmad Khozinudin Sindir Eggi dan Damai: Terjebak Tipu Jokowi, Maju Mundur Serba Salah
Pertemuan rahasia Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Presiden Joko Widodo di Solo beberapa waktu lalu masih terus menuai reaksi. Kali ini, sastrawan politik Ahmad Khozinudin melontarkan kritik yang sangat pedas. Menurutnya, langkah kedua aktivis itu bukanlah sebuah kemenangan diplomasi, melainkan sebuah jebakan politik yang cerdik. Akibatnya, posisi mereka kini amburadul di mata publik dan kawan-kawan seperjuangan.
Khozinudin tak ragu menyebut kesalahan utama keduanya adalah percaya pada komitmen Jokowi. “Mereka naif,” ujarnya dengan tegas dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (15/1/2026).
Baginya, kebocoran informasi itu pasti bukan kecelakaan. Itu adalah bagian dari skenario yang sudah dirancang untuk satu tujuan: membusukkan citra Eggi dan Damai sekaligus memecah belah barisan kritikus pemerintah.
Lalu, apa buktinya bahwa mereka sebenarnya tahu ini bermasalah? Khozinudin menyoroti beberapa hal. Rencana kunjungan ke Solo sama sekali tidak dibahas di internal Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Perjalanannya dilakukan dengan sikap tertutup, hampir seperti menyembunyikan sesuatu. Dan yang paling mencolok, tak ada konferensi pers setelah pertemuan yang katanya penting itu.
“Kalau itu pertemuan terhormat dan strategis, mengapa disembunyikan?” tanyanya retoris. “Mengapa mengendap-endap dan menghindari kamera?”
Artikel Terkait
Aktivis Dituding Oportunis Usai Bertemu Jokowi
Ugara Mati, Suara Rakyat Dikepung: Pemilu Panjang Umur Museveni
Demokrasi Mandek, Korupsi Merajalela: Ancaman Disintegrasi Mengintai Indonesia
Hunian Sementara Mulai Dihuni, Bantuan Tunai Juga Mengalir untuk Korban Bencana Sumut