Malam itu, di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang belum sepenuhnya tidur, aktivitas tak biasa terlihat di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Dinas Bina Marga DKI Jakarta akhirnya mulai membongkar tiang-tiang monorel yang sudah lama mangkrak. Aksi itu dimulai Rabu (14/1) malam, dengan tiang bernomor 3 jadi yang pertama digusur.
Menjelang pukul 23.00 WIB, suasana lokasi cukup sibuk. Sekitar enam orang terlibat langsung mengerjakan satu tiang itu. Kalau dilihat lebih dekat, struktur tiangnya belum sepenuhnya jadi hanya rangka besi baja yang berdiri, sementara bagian badan belum dibeton. Hanya alasnya saja yang terlihat kokoh dari cor beton.
Dua alat las menyala, menyemburkan percikan api terang untuk memotong rangkaian besi. Proses pemotongan per segmen butuh waktu kira-kira setengah jam. Supaya aman, area kerja sudah dipagari dengan sekat-sekat pembatas.
Besi-besi yang sudah terpotong lalu dikumpulkan. Uniknya, material itu dibagi berdasarkan ukuran: ada yang 2,1 meter dan ada pula yang mencapai 3 meter. Masing-masing diberi tanda, sepertinya untuk memudahkan proses berikutnya.
Tak cuma petugas Bina Marga. Di lokasi juga terlihat anggota Dishub DKI yang sibuk mengatur arus kendaraan, ditemani sejumlah personel Satpol PP yang berjaga. Mereka memastikan proses pembongkaran ini tidak mengganggu lalu lintas malam.
Target Rampung September
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah menyebut soal rencana ini. Menurutnya, total ada 109 tiang monorel yang harus dibongkar, membentang hingga ujung Rasuna Said.
“Ada 109 tiang monorel sampai ujung Jalan Rasuna Said. Yang di jalan ini sampai dengan Gran Melia Hotel. Semuanya akan ditata rapi. Saya meyakini ini akan membuat Jalan Rasuna Said semakin baik dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang,”
Ucap Pramono saat meninjau lokasi, Rabu siang sebelumnya.
Dia juga membeberkan target waktu. Pengerjaan dengan anggaran Rp 254 juta ini diharapkan tuntas seluruhnya pada September 2026.
“Untuk biaya pembongkarannya sendiri 254 juta. (Selesai) bulan September,”
tandasnya. Jadi, warga Jakarta mungkin harus bersabar dulu. Tapi setidaknya, langkah pertama untuk merapikan wajah kota dan siapa tahu mengurangi kemacetan, sudah dimulai malam itu.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Cuaca Makassar Cerah Berawan, Suhu Capai 35 Derajat Celsius
Sambal Makassar Mendadak Viral di Korea Usai Muncul di Kulkas Idol Girls Generation
Inter Milan Tundukkan Cagliari 3-0, Pertahankan Puncak Klasemen Serie A
Timnas Voli Putri Indonesia Masuk Grup Neraka di AVC Womens Cup 2026