WINGS Food baru saja meluncurkan produk terbarunya: Ramen YES. Ini adalah inovasi dari Mie Sedaap yang mengusung pengalaman ramen khas Jepang. Dua varian yang tersedia adalah Hakata Chicken Ramen dan Tokyo Chicken Yakitori. Peluncuran ini jadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk yang relevan dan terjangkau, terutama di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat saat ini.
Sebelumnya, WINGS Food sudah diakui sebagai Wavemaker 2025 oleh NielsenIQ. Penghargaan itu didapat berkat inovasinya yang dianggap berhasil menciptakan tren baru di kategori mie instan. Mereka menghadirkan rasa premium dengan pengalaman makan yang lebih baik, tapi harganya tetap bisa dijangkau. Sepertinya, inilah jawaban untuk konsumen yang ingin sajian praktis tapi terasa "naik kelas".
Nah, inspirasi produk ini ternyata datang dari kedekatan budaya dan kuliner Indonesia dengan Jepang. Ramen, yang awalnya street food, kini sudah jadi simbol budaya modern Negeri Sakura. Karakternya pun berbeda-beda di tiap daerah. WINGS Food kemudian mengambil rasa legendaris dari dua kota Hakata dan Tokyo untuk dihadirkan dalam kemasan instan.
Varian Pertama: Hakata Chicken Ramen
Varian ini terinspirasi dari ramen legendaris Fukuoka. Ciri khasnya ada pada kuah paitan warnanya putih, teksturnya kental dan creamy. Kuah gurih itu didapat dari kaldu ayam yang dimasak lama, sehingga rasa umaminya kuat dan smooth. Mie lurus khas Hakata dipadukan dengan topping crispy tempura. Menurut mereka, ini adalah merek pertama yang menghadirkan instant ramen dengan tekstur mie lurus original dari Jepang.
Varian Kedua: Tokyo Chicken Yakitori
Kalau yang ini merepresentasikan gaya ramen ala Tokyo yang dinamis: dry ramen atau abura ramen. Tanpa kuah, mie lurusnya dilapisi saus rahasia dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan smoky khas chicken yakitori. Seperti varian pertama, ada juga crispy tempura sebagai pelengkap tekstur. Klaimnya, rasa yang dihadilkan terasa Jepang banget.
Yohana Adityarini, Brand Manager Ramen YES, menjelaskan latar belakang peluncuran produk ini.
“Japanese ramen sudah punya basis fans yang kuat di Indonesia, terutama di kalangan pecinta kuliner urban, millennial, dan Gen Z. Tren ini kami tangkap sebagai kesempatan untuk membuat produk ramen halal. Tujuannya, agar lebih banyak masyarakat yang bisa menikmati ramen legendaris kapan saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, peluncuran ini dilakukan di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif. Anak muda sekarang aktif mencari pengalaman baru yang seru, termasuk dalam hal makanan.
“Gen-Z suka menikmati momen dan mencoba tren. Mereka mengutamakan produk yang memberi nilai lebih dan pengalaman memuaskan. Dengan Ramen YES, kami ingin menghadirkan pengalaman ramen Jepang autentik dalam format instan yang praktis. Jadi, siapapun bisa merasakannya tanpa harus pergi ke Jepang,” lanjut Yohana.
Peluncuran Ramen YES juga diramaikan oleh kehadiran anggota girl band LEMON, Michiko dan Andrea. Mereka terlihat antusias.
“Aku pernah ke Tokyo untuk syuting dan lihat betapa banyaknya restoran ramen di sana. Waktu itu pengen coba, tapi antriannya panjang banget, jadi menyerah. Di Ramen YES ini, aku merasa dapat experience-nya. Kuah putihnya dan topping crispy tempura-nya bikin berasa banget seperti Hakata ramen asli. Bisa ditambahin ayam atau seaweed juga. Rasanya hits different,” cerita Michiko.
Girl band LEMON, yang diproduseri produser asal Jepang, dianggap menjadi jembatan tren budaya Jepang yang populer di Indonesia.
“Kami semua suka ramen dan sering makan ramen bersama setelah latihan. Daya tarik ramen itu kan kita bisa pilih rasa sesuai mood. Pilihan tiap member beda-beda, jadi dari situ kita tahu selera masing-masing,” tambah Michiko.
Sementara itu, Andrea justru lebih menyukai varian dry ramen.
“Tokyo Chicken Yakitori literally favorit aku. Rasanya deep, manis, gurih dan kerasa smoky yakitori vibes-nya. Ditambah crispy tempura, jadi ada crunchy moment juga. Format dry ramen-nya praktis, cocok untuk kehidupan urban yang sibuk seperti di kota-kota besar di Indonesia,” kata Andrea.
“Kami senang karena ramen Jepang favorit sekarang bisa dinikmati lebih mudah di rumah. Seperti WINGS Food yang menghibur lewat kuliner, kami ingin menghibur lewat musik. Langkah pertama kami? Ya makan ramen dulu dan LEVEL UP! Itu judul lagu terbaru kami,” ujarnya sambil tertawa.
Yohana menekankan, peluncuran ini adalah respons terhadap konsumen yang semakin cerdas berbelanja.
“Milenial dan Gen Z mencari nilai lebih. Mereka ingin pengalaman premium yang terjangkau, plus kenyamanan menikmatinya di rumah. Ramen YES hadir untuk memberi akses ke pengalaman ramen Jepang yang biasanya cuma bisa didapat di restoran,” jelasnya.
Inovasi dan perluasan kategori, menurutnya, adalah kunci menjaga eksitmen konsumen. Didukung dengan distribusi yang kuat ke pasar tradisional hingga modern trade, produk ini diharapkan bisa dijangkau dengan mudah.
“Ini jadi kekuatan WINGS Group. Distribusi kami merata di seluruh Indonesia, sehingga produk bisa tersedia luas dengan harga yang terjangkau,” tutup Yohana.
WINGS Group, dengan lebih dari 75 tahun pengalaman, berkomitmen menyediakan produk berkualitas untuk semua lapisan masyarakat. Dengan Ramen YES, Mie Sedaap ingin mempertegas komitmen itu menghadirkan inovasi berkualitas tinggi yang harganya tetap masuk akal. Produk ini direkomendasikan dengan kisaran harga Rp 3.000 hingga Rp 3.500 per bungkus.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi
Ketua Ombudsman RI Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Nikel
Unhas Tanggapi Laporan Pungli Terhadap Pengusaha Rental Papan Ucapan di Area Kampus
Warga Jemur Gabah di Badan Jalan Bypass Mamminasata, Lalu Lintas Tetap Ramai