Genangan air masih menyelimuti sebagian besar wilayah Pati hingga Selasa petang. Tak tanggung-tanggung, 90 desa yang tersebar di 19 kecamatan terendam banjir. Situasi ini memaksa Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung melihat kondisi warga.
Dia mendatangi Dukuh Biteng di Desa Banjarsari. Turut serta dalam peninjauan itu jajaran Forkopimda, BBWS Pemali Juana, dan Dinas Pusdataru Jateng. Kunjungan itu bukan sekadar formalitas. Luthfi membawa serta bantuan logistik, layanan kesehatan, sembako, dan obat-obatan. Bahkan, ada dukungan khusus bagi Kelompok Usaha Bersama atau KUBE yang terdampak.
“Kami pastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap disalurkan,” tegas Luthfi.
Gubernur menekankan, tujuannya datang ke lokasi adalah memastikan aktivitas warga bisa terus berjalan. Dia ingin dampak banjir ini ditekan seminimal mungkin. Menurutnya, langkah utama yang harus segera diambil adalah pengalihan arus sungai. Hal itu dianggap kunci agar banjir cepat surut dan kehidupan warga tidak terus-menerus terganggu.
Artikel Terkait
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor
Musisi AS Tuduh Serangan ke Iran sebagai Pengalihan dari Skandal Epstein
Pemimpin Tertinggi Iran Unggah Ayat Al-Quran, Bantah Klaim Kematian dari AS