Sayangnya, pelaku tak bergeming. Motor malah digas kencang. Akibatnya, J terseret cukup jauh, sekitar 20 meter. “Terus pelaku ini enggak mau dihiraukan. Adik itu dipegang terus keretanya (motor) di belakang itu, dikencangin terus, lari dia,” ujar Darfan menggambarkan aksi nekat anaknya.
Untungnya, menurut penuturan ayahnya, handphone itu berhasil diselamatkan. Pelaku panik dan menjatuhkannya, diduga karena takut akan kerumunan warga. Namun, uang tunai sebesar Rp 100.000 raib dibawa kabur. J sendiri mengalami luka-luka di kedua kakinya.
Kini, Darfan hanya berharap pelaku segera ditangkap. Ia sudah melaporkan kejadian ini kepada polisi.
“Harapannya, mudah-mudahan pelaku ini tertangkap. Kita serahkan kepada pihak berwajib. Kalau engga tertangkap, nanti pasti kena lagi. Mungkin lebih parah dari anak saya,”
tutupnya dengan nada prihatin.
Pihak kepolisian masih terus mengejar. Masyarakat setempat pun diharap tetap waspada.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat untuk Warga Medan Besok, 27 Februari 2026
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026