Sayangnya, pelaku tak bergeming. Motor malah digas kencang. Akibatnya, J terseret cukup jauh, sekitar 20 meter. “Terus pelaku ini enggak mau dihiraukan. Adik itu dipegang terus keretanya (motor) di belakang itu, dikencangin terus, lari dia,” ujar Darfan menggambarkan aksi nekat anaknya.
Untungnya, menurut penuturan ayahnya, handphone itu berhasil diselamatkan. Pelaku panik dan menjatuhkannya, diduga karena takut akan kerumunan warga. Namun, uang tunai sebesar Rp 100.000 raib dibawa kabur. J sendiri mengalami luka-luka di kedua kakinya.
Kini, Darfan hanya berharap pelaku segera ditangkap. Ia sudah melaporkan kejadian ini kepada polisi.
“Harapannya, mudah-mudahan pelaku ini tertangkap. Kita serahkan kepada pihak berwajib. Kalau engga tertangkap, nanti pasti kena lagi. Mungkin lebih parah dari anak saya,”
tutupnya dengan nada prihatin.
Pihak kepolisian masih terus mengejar. Masyarakat setempat pun diharap tetap waspada.
Artikel Terkait
Mahasiswa Calon Pastor Hilang Tenggelam di Danau Toba, Pencarian Berlanjut
Pertamina Menanggung Beban Rp60 Triliun per Bulan Akibat Harga BBM yang Ditahan
Islah Bahrawi Kritik Kebijakan Prabowo yang Dinilai Jauh dari Janji dalam Buku Paradoks Indonesia
DPR Kritik Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN yang Dinilai Rugikan PTS