Hujan Deras Genangi Tol Sedyatmo, Akses ke Bandara Soetta Tersendat

- Senin, 12 Januari 2026 | 15:36 WIB
Hujan Deras Genangi Tol Sedyatmo, Akses ke Bandara Soetta Tersendat

Banjir Rendah Beberapa Titik di Tol Sedyatmo, Perjalanan ke Bandara Terganggu

Hujan deras sejak dini hari mengguyur kawasan Jabodetabek, dan dampaknya langsung terasa. Ruas Tol Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta pun tak luput. Beberapa titik di jalan tol itu dilaporkan tergenang air, mengganggu arus lalu lintas. Hingga siang ini, Senin (12/1), masih ada dua lokasi yang terendam dan sedang dalam penanganan.

Menurut sejumlah saksi, genangan sudah terlihat sejak pagi buta. Ginanjar Bekti R, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, mengkonfirmasi hal ini. Petugas, kata dia, sudah mendeteksi masalah sejak pukul 07.58 WIB.

"Petugas pertama mendeteksi genangan pada pukul 07.58 WIB dan langsung menuju ke lokasi untuk memastikan pompa beroperasi normal."

Namun begitu, upaya mereka seolah tak sebanding dengan intensitas hujan yang terus menggila. Curahan air dari langit tak kunjung mereda, malah makin menjadi. Alhasil, debit air pun sulit surut dengan cepat.

"Namun curah hujan terus meningkat dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan munculnya limpasan air yang cukup deras dari kawasan sekitar ke saluran air jalan tol. Kapasitas pompa tidak mampu cepat mengurangi debit genangan,"

Ginanjar menambahkan penjelasan lewat keterangan tertulisnya.

Dua titik yang masih jadi perhatian utama adalah di sekitar Off Ramp - GT Pluit 3 dan KM 31 000 A Off Ramp Rawa Bokor. Situasi di sana masih belum normal hingga siang tadi, tepatnya pukul 13.00 WIB.

“Sampai dengan siang ini pukul 13.00 WIB, terdapat dua titik genangan yang masih ditangani,”

Di lapangan, upaya penanganan terus digenjot. Ginanjar menyebut, tim gabungan dari Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), dan Kepolisian berjibaku. Tugas mereka ganda: mengurangi debit air sekaligus mengatur lalu lintas agar tidak macet total.

Pihak Jasamarga pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Bagi para pengguna jalan yang punya jadwal penerbangan mendesak, saran mereka cukup jelas: cari saja rute alternatif lain. Lebih aman, menghindari risiko terjebak banjir yang bisa bikin rencana berantakan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar