Laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya ramai jadi perbincangan. Yang menarik, kelompok yang melaporkan, mengaku sebagai Angkatan Muda Nahdlatul Ulama. Tapi, benarkah mereka mewakili NU?
Gus Ulil Abshar Abdalla dari PBNU langsung angkat bicara. Ia tegas menyatakan bahwa aliansi bernama Angkatan Muda NU itu bukan bagian dari organisasi resmi mereka. “Kalau representasi PBNU jelas tidak,” tegas Gus Ulil, seperti dikutip NU Online, Jumat lalu.
Menurutnya, tidak ada lembaga atau badan otonom di dalam NU yang memakai nama itu. Soal ini sebenarnya bukan hal baru. Gus Ulil mengingatkan, sejak dulu kerap ada kelompok atau individu yang beraktivitas dengan membawa-bawa nama NU.
“Sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” jelasnya.
Ia menambahkan, gerakan-gerakan seperti ini seringnya spontan dan cuma bertahan sebentar. Bahkan, ada yang cuma hitungan jam umurnya.
Di sisi lain, Gus Ulil juga menyoroti posisi komika Pandji yang dilaporkan terkait materi stand-up comedy berjudul Mens Rea. Laporannya sendiri sudah teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Ia agak menyayangkan situasi ini. “Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum,” ujarnya. Gus Ulil, yang juga menantu KH Mustofa Bisri, lalu menambahkan dengan ringan, “Humor adalah koentji.”
Artikel Terkait
Ketika Koruptor Beragama Islam, Mengapa Agamanya yang Diserang?
Asia Timur dan Pasifik: Lapangan Kerja Tumbuh, Tapi Kualitasnya Tergerus
Trump Tawarkan Uang Tunai ke Setiap Warga Greenland demi Aneksasi
Hunian Sementara dan Harapan Baru untuk Warga Bukit Tempurung