Di ruang rapat Kementerian Sosial, Kamis lalu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul bertemu sejumlah kepala daerah. Suasana cukup hangat. Dalam pertemuan itu, Gus Ipul secara khusus menekankan pentingnya kerja sama erat antara pusat dan daerah. Menurutnya, kolaborasi itu mutlak diperlukan untuk mengeksekusi tiga mandat strategis dari Presiden yang diemban Kemensos.
Tiga program prioritas itu meliputi penyusunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pendirian Sekolah Rakyat, dan program pemberdayaan sosial. Gus Ipul meyakini, tanpa dukungan konkret dari pemerintah daerah, target-target tersebut akan sulit tercapai.
“Saya mengajak Bapak-Ibu sekalian untuk berkolaborasi dengan banyak pihak,” ujarnya.
“Saya ingin kita ini tidak bekerja sendiri, tapi menjadi satu tim yang besar untuk menyukseskan program-program presiden.”
Nada bicaranya persuasif, lebih seperti mengajak diskusi daripada memberi instruksi. Ia melihat pemerintah daerah sebagai faktor kunci. Makanya, keterlibatan dan kesungguhan mereka ia harapkan bisa optimal.
Lalu, apa saja poin yang ditekankan Gus Ipul? Pertama, soal data. Ia meminta dukungan daerah untuk melatih operator di tingkat desa. Baginya, operator daerah adalah ujung tombak pemutakhiran data DTSEN. Data yang akurat dan terus diperbarui, menurutnya, adalah fondasi utama agar bantuan dan program intervensi pemerintah tepat sasaran.
“Mari sekali lagi kita mulai dengan menyajikan data yang benar, melalui proses pemutakhiran yang terus-menerus. Dan ini diawali dengan kita meningkatkan SDM operator di tingkat desa,” kata Gus Ipul.
Artikel Terkait
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Wakil Bupati Bone Lepas Kontingen MTQ, Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi