Meski begitu, ia memastikan bahwa layanan medis selama perjalanan ibadah nanti tetap jadi prioritas utama. Kesiapan petugas haji pun sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
“Petugas haji adalah perwakilan layanan negara kepada jamaah haji. Karena itu kita siapkan mereka selama satu bulan agar benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik,” kata dia.
Sebelumnya, Gus Irfan yang juga politisi Gerindra dan pengurus Pesantren Tebuireng ini menekankan, penyelenggaraan haji 2026 ini adalah agenda strategis pemerintah. Semua persiapan dilakukan sedini mungkin dengan fokus pada ketepatan waktu dan kualitas layanan.
“Terutama ketepatan waktu, kualitas layanan, perlindungan jamaah, dan akuntabilitas. Sesuai permintaan presiden, haji harus dikelola secara transparan dan akuntabel,” pungkasnya.
Redaksi
Artikel Terkait
Trump: Iran di Ambang Kejatuhan, Rakyat Mulai Kuasai Kota
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam