Agri Fanani Digugat Demokrat, Klaim Somasi Tak Pernah Sampai

- Kamis, 08 Januari 2026 | 11:50 WIB
Agri Fanani Digugat Demokrat, Klaim Somasi Tak Pernah Sampai

LAPORAN KHUSUS

Nama Agri Fanani mendadak ramai. YouTuber ini dilaporkan ke polisi oleh Partai Demokrat. Apa pasal? Dia dituding menuding Susilo Bambang Yudhoyono, presiden keenam RI, sebagai dalang di balik kasus ijazah Presiden Jokowi.

Laporan itu tak hanya menyasar Agri. Tiga akun media sosial lain ikut kena imbas: channel YouTube @Bang bOy dan @Kajian Online, plus akun TikTok @sudirowibudhiusmp. Inti masalahnya, ada cuplikan video dari kanal Agri yang memuat tulisan cukup provokatif: "anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang Sejarah RI."

Namun begitu, respons Agri justru di luar dugaan. Alih-alih gentar, dia malah mempertanyakan prosedurnya. Katanya, somasi yang katanya sudah dikirimkan Partai Demokrat itu tak pernah sampai ke tangannya.

"Sampai dengan hari ini somasi itu aku enggak terima," ujar Agri, seperti dikutip dari tayangan CNN Indonesia, Rabu lalu.

Dia mengaku sudah tahu bakal disomasi, bersama dua kreator lain: Zulfan Lindan dan pemilik akun Kajian Online. Agri bahkan mengaku sudah menunggu-nunggu. Tapi yang datang malah laporan polisi. Itu sih tak masalah baginya. Yang bikin heran, nama Zulfan Lindan tiba-tiba menghilang dari laporan, diganti dengan nama "Boy".

"I don't know. Mungkin waduh Yulfan Lindan rada berat ini kali e ngelawannya ganti boy aja lah. Enggak tahu, mungkin bisa dikonfirmasi ke beliau," kata Agri sambil menunjuk Ahmad Khoirul Umam dari Demokrat yang hadir di tempat itu.

Soal kontennya, Agri bersikukuh itu bukan fitnah. Menurutnya, semua yang dia buat bersumber dari fakta-fakta pemberitaan yang sudah beredar. Keyakinannya soal ini? "11 juta triliun persen," tegasnya.


Halaman:

Komentar