Layanan pertama yang disiapkan adalah terkait pembiayaan. Ini termasuk relaksasi pinjaman bagi UMKM yang terdampak bencana, yang diharapkan bisa meringankan beban mereka.
Di sisi lain, upaya pemulihan juga datang dari perluasan kesempatan kerja. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menyiapkan langkah strategis melalui program penempatan kerja ke luar negeri yang diprioritaskan untuk daerah terdampak.
Menteri P2MI Mukhtarudin menyatakan kesiapannya.
Ia menambahkan, program prioritas penempatan 500 ribu pekerja migran yang terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu dari umum akan difokuskan ke tiga provinsi tersebut. Tak hanya penempatan, pelatihan dan pendampingan bagi keluarga pekerja migran yang terdampak juga akan difasilitasi.
Jadi, dari ekonomi kreatif, UMKM, hingga lapangan kerja di luar negeri, pemerintah sepertinya mencoba menjangkau berbagai lapisan masyarakat yang terdampak. Langkah-langkah ini baru awal, dan pelaksanaannya di lapangan nanti yang akan menentukan keberhasilannya.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi OTT
KPK Periksa Belasan Pejabat Tulungagung Usai OTT Bupati
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi di Jatim
Siswa Tewas Usai Senapan Rakitan Meledak Saat Ujian Praktik di Siak