“Jadi pecahan kaca dan pecahan bom molotovnya masih ada di rumah saya. Masih ada di rumah saya, belum saya apa-apain di TKP-nya, makanya saya mau lapor dulu,” katanya.
Bagi Donny, aksi ini sudah keterlaluan. Bukan cuma dirinya yang terancam, tapi juga keluarga dan tetangga di sekitarnya. Potensi bahayanya nyata.
“Karena kalau hal ini, menurut saya, tindakan ini sudah bukan hanya merugikan diri saya, tapi juga mengancam keamanan keluarga. Bukan hanya keluarga, tapi orang sekitar,” tegasnya.
Mengenai paket bangkai ayam, itu terjadi lebih dulu, tepatnya Senin (29/12) malam. Paket tanpa identitas pengirim itu disertai pesan ancaman yang mengerikan.
“Ayam dipotong kepalanya, dan ada tulisan ancaman, ‘Kalau kamu masih berbicara, masih apa, jaga ucapanmu di sosial media, kalau masih bla bla bla bla, kamu akan seperti ayam ini,’” tuturnya menirukan isi pesan tersebut.
Rekaman CCTV dari kedua kejadian sudah diamankan. Untuk insiden molotov, terlihat dua orang pria bertopeng dan memakai jas hujan melakukan aksinya.
“Ada satu. Itu jelas, dia lagi bakar, dua orang lagi bakar, lempar, tu, pecah, das!” katanya mendeskripsikan rekaman itu.
Syukurlah, tidak ada korban jiwa atau kerusakan parah. Tapi DJ Donny berharap kasus ini dibongkar tuntas. Menurutnya, dia bukan satu-satunya korban.
“Ini harus diungkap, harus benar-benar diungkap. Karena kenapa? Bukan hanya saya saja yang jadi korban. Tapi ada orang lain juga,” ujarnya.
Intinya, laporan ini dia buat bukan cuma untuk keselamatannya sendiri. Lebih dari itu, demi keamanan banyak orang.
“Saya melapor ini karena sudah bukan ancaman diri saya sendiri, tapi sudah ancaman orang banyak,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Traktor Serbu Paris: Petani Prancis Bentrok dengan Kebijakan Perdagangan dan Wabah
Pertemuan Tertutup Jokowi dan Eggi Sudjana Berakhir dengan Pelukan
Gus Yaqut Ditahan KPK, Kuota Haji Jadi Titik Balik Karier
Gus Yaqut Resmi Tersangka KPK, Kuota Haji 2024 Diduga Disimpangi