Polda Metro Jaya kini sedang menyelidiki kasus yang melibatkan selebgram Ramon Dony Adam, atau yang lebih dikenal sebagai DJ Donny. Dia melaporkan dua peristiwa yang diduga sebagai teror dan intimidasi. Kombes Pol Iman Imannudin, selaku Dirreskrimum, mengonfirmasi bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kejadian ini.
“Lima orang. Sesuai dengan yang mengetahui, yang mendengar, melihat ataupun mengalami,” ujar Iman saat ditemui di Hotel Le Meridien, Rabu (7/1).
Menurutnya, penyelidikan masih terus berjalan. Namun begitu, pihak kepolisian belum bisa memastikan siapa tersangkanya. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan mendalam.
“Untuk fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh penyelidik kami nanti akan segera. Mudah-mudahan segera bisa mekonstruksikan pasalnya maupun mengarah ke tersangka yang siapa,” tuturnya lagi.
Laporan resmi dari DJ Donny sendiri sudah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT POLDA METRO JAYA. Kasus ini disangkakan melanggar Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP.
Dua Aksi Teror yang Mencemaskan
Ceritanya berawal dari dua kejadian terpisah. Pertama, ada paket misterius yang dikirim ke rumah DJ Donny. Isinya? Bangkai ayam. Lalu, yang kedua jauh lebih seram: sebuah bom molotov dilempar ke rumahnya pada dini hari. Aksi itu terekam jelas oleh kamera pengawas.
“Jadi kan kemarin saya dapat teror, ya, intimidasi. Dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Kalau hal tersebut sih saya enggak ada masalah ya,” ujar DJ Donny saat membuat laporan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (31/12).
Tapi soal molotov, itu lain cerita. Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB.
“Lalu, semalam saya pulang, saya tidur, jam 03.00 di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya. Untung aja Allah masih baik sama saya. Apinya mati duluan,” ucapnya, menggambarkan betapa berbahayanya momen itu.
Dia sengaja membiarkan pecahan kaca dan sisa molotov di tempat kejadian. Barang-barang itu belum disentuh, menunggu untuk dijadikan barang bukti.
Artikel Terkait
TNI Siapkan Batalyon Khusus, Atlet Profesional Jadi Cikal Bakal Kontingen
Arca Panji ITB: Dibersihkan Secara Fisik dan Spiritual Setelah 70 Tahun
Pelataran Wali Kota Tangsel Dibanjiri Sampah, Aksi Protes Pengelolaan yang Dinilai Gagal
Muslimah, Waspada! Riasan Tahan Air Bisa Batalin Wudhu