Mahkamah Agung Venezuela punya keputusan yang mengguncang: Delcy Rodriguez, yang sebelumnya menjabat wakil presiden, diperintahkan untuk segera mengambil alih kursi kepresidenan. Keputusan ini muncul tak lama setelah Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Di hadapan Majelis Nasional, Senin (5/1), Rodriguez resmi dilantik. Ia mengangkat sumpah, lalu menyatakan komitmennya. "Saya melakukan ini atas nama seluruh rakyat Venezuela," ujarnya kepada para anggota parlemen yang hadir.
Lantas, siapa sebenarnya Delcy Rodriguez?
Perempuan kelahiran Caracas, 18 Mei 1969 ini berusia 56 tahun. Latar belakang keluarganya sangat politis. Ayahnya, Jorge Antonio Rodriguez, adalah seorang pejuang gerilya kiri sekaligus pendiri partai revolusioner Liga Socialista di era 1970-an. Ia juga adik dari Jorge Rodriguez, yang baru-baru ini kembali terpilih sebagai ketua parlemen.
Dunia hukum bukan hal asing baginya. Rodriguez menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Hukum Universidad Central de Venezuela pada 1983. Selepas itu, ia sempat mengajar hukum di almamaternya dan aktif di serikat pekerja, bahkan memimpin Asosiasi Pengacara Ketenagakerjaan Venezuela.
Namun, karier politiknya benar-benar melesat dalam sepuluh tahun terakhir. Awal mula semuanya adalah di era Hugo Chavez. Di bawah pemerintahan Chavez, ia pertama kali masuk kabinet dengan jabatan Menteri Sekretaris Negara, meski hanya beberapa bulan.
Artikel Terkait
Heboh Video Bocil Block Blast: Penasaran yang Dijebak Phishing
Paris Membeku dalam Riang: Salju Ubah Kota Cahaya Jadi Arena Bermain
Status Darurat Sampah Tangsel Diperpanjang Dua Pekan Lagi
Bareskrim Ungkap 21 Situs Judi Online Berkedok Perusahaan Fiktif, Uang Sitaan Tembus Rp59 Miliar