Reaksi keras ini mungkin nggak terlalu mengejutkan kalau kita lihat sejarah hubungan Caracas-Beijing. Venezuela sudah mengakui kedaulatan China sejak 1974. Ikatan mereka makin kental di era Hugo Chavez berkuasa.
Venezuela pun secara perlahan menjauh dari pengaruh AS, sambil merapat ke China. Mereka bahkan kerap memuji model kepemimpinan Partai Komunis China. Pasca Chavez, Maduro justru memperkuat lagi hubungan ini. Buktinya, anaknya sendiri disekolahkan di salah satu kampus ternama di Beijing.
Jadi, dukungan China ke Maduro bukan hal baru. Ini soal prinsip, sekaligus soal menjaga sekutu lama di halaman belakang Amerika.
Artikel Terkait
Mabuk dan Tuduhan Uang Patungan, Seorang Pria Tewas Dianiaya Teman Minumnya di Rappocini
Bos Kejahatan Cyber Chen Zhi Diekstradisi dari Kamboja, Aset Triliunan Rupiah Disita
Perselingkuhan Berulang: Kapan Batas Kesabaran dalam Rumah Tangga?
Prabowo Tegaskan Bonus Rp 456 Miliar untuk Atlet SEA Games Bukan Upah, Melainkan Tabungan Masa Depan