Nadiem Terdakwa Korupsi Chromebook, Diduga Kantongi Rp 809 Miliar

- Selasa, 06 Januari 2026 | 03:42 WIB
Nadiem Terdakwa Korupsi Chromebook, Diduga Kantongi Rp 809 Miliar

Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek kembali mencuat. Kali ini, nama mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim resmi terdakwa. Jaksa Penuntut Umum mendakwanya terlibat dalam tindak pidana korupsi yang konon merugikan negara hingga Rp 2,18 triliun. Angka yang sungguh fantastis.

Tak sendirian, Nadiem disebut beraksi bersama beberapa pihak lain. Mereka adalah eks konsultan Kemendikbudristek Ibrahim Arief, lalu Sri Wahyuningsih yang pernah menjabat Direktur SD, serta mantan Direktur SMP Mulyatsyah. Ada juga nama staf khususnya dulu, Jurist Tan. Mereka semua dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari UU Tipikor hingga KUHP.

Keuntungan Rp 809 Miliar yang Menggemparkan

Dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (16/12) itu benar-benar mengejutkan. Jaksa menyebut Nadiem mendapat keuntungan pribadi yang jumlahnya sulit dibayangkan: Rp 809 miliar lebih. Uang itu diduga berasal dari proyek pengadaan laptop untuk pendidikan itu.

Begitulah kutipan surat dakwaan yang dibacakan jaksa dengan lantang di ruang sidang.

Rapat Rahasia dan Keputusan Kilat

Menurut jaksa, cerita ini berawal dari rapat tertutup. Hanya sebulan setelah dilantik sebagai menteri di November 2019, Nadiem dikatakan sudah berkomitmen dengan Google soal Chromebook ini. Program Digitalisasi Pendidikan yang menyasar daerah 3T jadi alasannya.

Untuk memuluskan segalanya, Nadiem membentuk tim teknologi atau Wartek. Ibrahim Arief alias Ibam, seorang konsultan dengan gaji bulanan disebut mencapai Rp 163 juta, direkrut masuk. Tugasnya menganalisis kelayakan teknis Chromebook.

Lalu pada 6 Mei 2020, digelarlah rapat daring via Zoom. Rapat ini digambarkan sangat tidak biasa. Peserta diinstruksikan pakai headset atau berada di ruang tertutup agar tak ada yang mendengar. Mereka juga dilarang menyalakan kamera, kecuali Ibam yang memaparkan.

Intinya, dalam presentasinya, Ibam menyatakan Chromebook lebih unggul daripada laptop Windows. Dan tanpa banyak tanya, Nadiem langsung memberi lampu hijau.


Halaman:

Komentar