Dua lainnya adalah Bagus Priandy, yang menjadi Kapolres Mandailing Natal, serta Hidayat Perdana untuk wilayah Kuantan Singingi.
Menurut Budi, penempatan ini bukan sekadar rotasi biasa. Ini bisa menjadi penguat kolaborasi. Bayangkan saja, mantan penyidik KPK yang paham betul seluk-beluk pemberantasan korupsi kini memimpin kepolisian di daerah. Sinergi antara KPK dan aparat penegak hukum lokal diharapkan bisa lebih solid.
"Baik dalam upaya pencegahan korupsi maupun dalam penyelesaian penanganan perkara-perkara dugaan tindak pidana korupsi," jelasnya.
Pada intinya, langkah ini dilihat sebagai terobosan positif. Di satu sisi, ini penghargaan untuk kinerja mereka. Di sisi lain, ini seperti menanamkan bibit-bibit antikorupsi langsung di jantung penegakan hukum daerah. Tentu, harapannya, semangat itu menular.
Artikel Terkait
Minat Generasi Muda dan Dukungan Kebijakan Dorong Tren Hunian Hijau di Perkotaan
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI, Fokus pada Tugas Kebangsaan
Prabowo Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade, Tekankan Pentingnya Jaga Kemurnian