Dua lainnya adalah Bagus Priandy, yang menjadi Kapolres Mandailing Natal, serta Hidayat Perdana untuk wilayah Kuantan Singingi.
Menurut Budi, penempatan ini bukan sekadar rotasi biasa. Ini bisa menjadi penguat kolaborasi. Bayangkan saja, mantan penyidik KPK yang paham betul seluk-beluk pemberantasan korupsi kini memimpin kepolisian di daerah. Sinergi antara KPK dan aparat penegak hukum lokal diharapkan bisa lebih solid.
"Baik dalam upaya pencegahan korupsi maupun dalam penyelesaian penanganan perkara-perkara dugaan tindak pidana korupsi," jelasnya.
Pada intinya, langkah ini dilihat sebagai terobosan positif. Di satu sisi, ini penghargaan untuk kinerja mereka. Di sisi lain, ini seperti menanamkan bibit-bibit antikorupsi langsung di jantung penegakan hukum daerah. Tentu, harapannya, semangat itu menular.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Sabtu
Bareskrim Kejar Aset Tersangka Penipuan DSI Rp 2,4 Triliun untuk Restitusi Korban
Pangrarang, Sate Khas Toraja yang Mengedepankan Rasa Asli Daging
Polda Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Potensi Rugikan Negara Rp160 Miliar