Dalam sebuah konferensi pers yang digelar Minggu lalu, Presiden Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat bersiap mengambil alih kendali Venezuela. Langkah ini, menurutnya, akan dilakukan setelah penangkapan pemimpin negara itu, Nicolas Maduro.
Trump terlihat sangat serius. "Kita akan menjalankan negara ini," ujarnya, menatap para awak media. "Sampai kita bisa melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana."
Ia kemudian melanjutkan dengan nada yang lebih tegas. "Kita enggak mau ada pihak lain yang masuk dan malah bikin keadaan runyam lagi. Situasinya bisa jadi sama seperti bertahun-tahun ke belakang. Makanya, kita yang akan mengelola untuk sementara."
Menurut Trump, semua ini dilakukan demi rakyat Venezuela. Jutaan dari mereka, termasuk yang kini mengungsi di luar negeri, menjadi pertimbangan utama.
"Kami menginginkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela yang hebat," katanya.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data