Isu sabotase jembatan di Teupin Mane, Bireuen, langsung dibantah keras oleh warganya. Mereka menampik tudingan bahwa ada upaya pencurian baut atau perusakan pada jembatan Bailey itu.
Menurut sejumlah tokoh masyarakat di sana, cerita yang beredar itu tidak benar. Yang sebenarnya terjadi, baut-baut itu diduga lepas dengan sendirinya. Getaran hebat dari kendaraan berat yang melintas, katanya, jadi penyebab utamanya.
Merespon kabar yang ramai ini, anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman, turun langsung ke lokasi. Ia ingin memastikan sendiri kondisi jembatan yang disebut-sebut jadi sasaran sabotase.
Ia memeriksa fisik jembatan, sekaligus mendengar penjelasan panjang lebar dari warga sekitar.
"Berdasarkan pengecekan, tidak ada bukti kuat soal sabotase," ujar Sudirman.
Ia mengakui memang ada beberapa baut dan satu panel kecil yang lepas. Namun begitu, ia menegaskan bahwa kejadian ini tak perlu dibesar-besarkan. "Justru bisa menyakiti perasaan masyarakat yang sedang tertimpa musibah," tambahnya.
Di sisi lain, Sudirman mendesak polisi untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Tujuannya jelas: agar tidak muncul asumsi negatif dan prasangka buruk terhadap masyarakat Aceh secara keseluruhan. Ia ingin semuanya cepat beres, sebelum berita simpang-siur ini terus berkecamuk.
Artikel Terkait
LPDP Perketat Pengawasan, 600 Penerima Beasiswa Diselidiki atas Dugaan Pelanggaran
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi