Dengan dukungan itu, Lusy jadi lebih percaya diri menjangkau pasar lebih luas. Bahkan sampai ke mancanegara. Kriti by Lusy sudah tampil di berbagai pameran di Malaysia, Singapura, Thailand, hingga China. Ini bagian dari upaya menjajaki potensi wastra Indonesia di kancah global.
“Baru-baru ini, kami juga tampil di event Wastra Nusantara di SOGO Central Park Jakarta, November 2025 lalu,” ujarnya antusias.
“Acara seperti ini membuka peluang besar buat brand lokal seperti kami. Bisa dikenal lebih luas, sekaligus meningkatkan kredibilitas.”
Di sisi lain, BRI sendiri melalui Corporate Secretary-nya, Dhanny, menyatakan komitmennya terhadap kemajuan UMKM. Mereka tak hanya memberikan pendampingan, tapi juga berusaha memperkuat posisi pelaku usaha kecil agar bisa naik kelas.
“Kami apresiasi perkembangan industri kreatif, dari fashion batik modern sampai kerajinan tangan,” kata Dhanny.
“Ke depan, BRI akan terus menciptakan peluang lebih besar. Intinya, memperluas akses pasar untuk UMKM di seluruh Indonesia.”
Artikel Terkait
Mengapa Sumur Bor Bencana Tembus Rp150 Juta? Ini Penjelasan KSAD
Tiang Monorel Mangkrak Akhirnya Dibongkar Pekan Depan
Paling Bahagia di Dunia: Ketika Survei Global Bertemu Realitas Warung Kopi
Solidaritas di Trotoar Jakarta: Suara untuk Venezuela Bergema dari Jauh