Sore itu, di Pantai Sanur, Denpasar, suara tawa riang terdengar jelas. Bukan cuma anak-anak, orang dewasa pun ikut larut dalam keceriaan menyambut libur tahun baru. Mereka asyik bermain pasir, atau sekadar menikmati deburan ombak yang datang silih berganti.
Hampir setiap jengkal pasir dipenuhi orang yang sedang bersantai. Saking ramainya, mencari jalur untuk sekadar berjalan kaki saja jadi agak susah. Suasana benar-benar meriah.
Di tengah keramaian itu, ada Bunda Putri (40), pengunjung asal Jember. Ia sengaja memilih Sanur sebagai tujuan liburan tahun baru keluarganya. Alasannya sederhana: membahagiakan kedua anaknya yang masih SD. "Kami ke sini karena anak-anak saja, minta main ke pantai," ujarnya.
Menurutnya, Sanur punya segalanya untuk anak-anak. Banyak permainan, makanan beragam, dan tempatnya nyaman. Anak-anaknya bisa naik sepeda, main di playground, atau langsung terjun ke pantai bermain ombak dan pasir tentu saja dengan pengawasan ketat dari orang tua.
Soal jajanan, tak perlu khawatir. Dari jagung bakar, gorengan, mie gelas, sampai rujak Bali tersedia di sepanjang pantai. Harganya pun relatif terjangkau. Untuk sewa sepeda atau main di wahana tertentu, mulai dari Rp 25 ribu. Sementara gorengan bisa didapat dengan lima ribuan saja.
Artikel Terkait
Longsor Mengganas: Bencana Paling Mematikan Sepanjang 2025
Ribuan Pengunjung Ragunan Terjebak Macet Usai Serbu Hari Pertama 2026
Diplomasi Digital: Perlukah Indonesia Ambil Alih Kendali Data Warganya?
Kapolres Jakarta Timur Hadapi Dua Preman BKT, Tanya Tarif Paksa hingga Senjata Tajam