"Bupati kemudian akan dibantu Kapolres dan Kajari untuk melakukan cross check. Tandatangani bertiga. Prosesnya tidak perlu menunggu semuanya selesai, bisa bergelombang," jelas mantan Kapolri itu.
Di sisi lain, Tito memberikan contoh keberhasilan dari daerah lain. Di Tapanuli Selatan, bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) yang dicairkan cepat ternyata berdampak signifikan.
"Setelah data masuk dan dana dari BNPB turun, jumlah pengungsi langsung menyusut drastis. Dari yang awalnya 21.000 orang, kini hanya tersisa sekitar 4.000 saja," paparnya.
Cerita dari Tapanuli Selatan itu, baginya, adalah bukti nyata. Kecepatan penyediaan data menjadi kunci utama untuk memulihkan keadaan dan mengosongkan tenda-tenda pengungsian.
"Nah, ini yang kami lihat. Kecepatan data inilah kuncinya," tutup Tito menekankan.
Artikel Terkait
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik