Awal 2026 nanti, mungkin kita akan menyaksikan sebuah pergeseran diam-diam. Bayangkan saja, lebih dari 10.000 Bitcoin aset senilai hampir satu miliar dolar bergerak bukan untuk dijual, melainkan dikunci dalam penyimpanan dingin. Itu bukan aksi spekulasi biasa. Itu seperti isyarat dari para pemain besar yang memilih bersiap untuk jangka panjang, sebuah bisikan penuh arti di tengah hiruk-pikuk pasar.
Namun begitu, suasana hati pasar global masih sangat ditentukan oleh The Fed. Federal Reserve AS bersikukuh mempertahankan suku bunga tinggi, mungkin hingga kuartal pertama 2026. Keputusan itu bagai awan kelabu yang menggantung di atas aset-aset berisiko, tak terkecuali kripto. Narasi tahun depan akan diwarnai tarik-menarik sengit antara tekanan makro yang kejam dan gelombang adopsi institusional yang ternyata tak surut.
Perang di Sekitar 80.000 Dolar
Fyqieh Fachrur, Analis Tokocrypto, memantau semua ini lewat data on-chain. Menurutnya, level 80.000 dolar AS adalah benteng pertahanan krusial bagi Bitcoin.
Tapi benteng itu sedang dikepung. Penjaga gerbangnya adalah investor institusi AS. Indikator seperti Coinbase Premium Index yang lama berkutat di zona negatif menunjukkan tekanan jual dari pihak itu masih kuat. “Selama sinyal itu belum hijau secara konsisten,” ujar Fyqieh, “pasar tetap rentan fluktuasi.”
Di sisi lain, ada secercah harapan. Aliran dana keluar dari ETF Bitcoin Spot mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Fyqieh membaca ini sebagai titik balik yang samar. Tekanan distribusi, katanya, tak lagi seganas dulu. Dalam sejarah Bitcoin, fase seperti ini kerap menjadi gerbang menuju konsolidasi yang lebih sehat sebelum melanjutkan langkah.
Godot Bernama The Fed
Semua orang kini menatap Washington DC. Risalah pertemuan FOMC dibedah setiap katanya. Skenario "higher for longer" untuk suku bunga ibarat angin sakal yang menerpa layar kapal, membatasi likuiditas yang jadi bahan bakar rally.
Ia membedakan dengan cermat: tekanan ini berasal dari langit makroekonomi, bukan dari fundamental Bitcoin itu sendiri. Di tanah fundamental, justru tumbuh tunas-tunas baru: adopsi institusi yang makin nyata, penggunaan ETF yang matang, dan narasi Bitcoin sebagai safe-haven. Itulah yang membuat beberapa analis berani memandang jauh, memproyeksikan angka hingga 150.000 dolar AS di ujung tahun 2026.
Artikel Terkait
Prabowo Minta Maaf ke Daerah Lain, Fokus Kunjungan ke Aceh Tamiang
Prabowo Tinjau Aceh Tamiang, Rapat Darurat Bencana Tersela Kumandang Azan
Ribuan Warga Serbu Ragunan, Awali 2026 dengan Kumpul Keluarga dan Sepeda Santai
Prabowo Tinjau Langsung 15 Ribu Hunian Korban Bencana di Aceh Tamiang