Fajar 2026, Pasukan Oranje Sudah Bereskan Sisa Pesta di Bundaran HI

- Kamis, 01 Januari 2026 | 11:12 WIB
Fajar 2026, Pasukan Oranje Sudah Bereskan Sisa Pesta di Bundaran HI

Sejak Kamis dini hari, suasana di Bundaran HI sudah jauh berbeda. Sisa-sisa hingar-bingar perayaan Malam Tahun Baru 2026 lenyap ditelan fajar. Pasukan oranye dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bekerja cepat, dan bahkan sebelum jam lima pagi, kawasan itu sudah kembali rapi.

Target mereka jelas: memastikan kota ini siap digunakan warga di hari pertama tahun baru. Dan menurut laporan, mereka berhasil.

Namun begitu, prosesnya tak semudah membalik telapak tangan. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengakui ada tantangan yang cukup berarti di lapangan.

“Selain hujan ringan yang turun di sejumlah lokasi, kepadatan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Sudirman–Thamrin membuat proses pembersihan harus dilakukan lebih ekstra, terutama secara manual menggunakan sapu dan pengki,”

ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (1/1).

Di sisi lain, kerja keras itu membuahkan hasil. Pembersihan menyeluruh di ruas jalan utama, trotoar, taman kota, hingga fasilitas umum lainnya bisa diselesaikan sesuai jadwal. Titik-titik strategis seperti Monas dan koridor Sudirman-Thamrin pun tak luput dari perhatian.

“Ruang publik harus segera kembali nyaman setelah digunakan bersama. Karena itu, pembersihan kami lakukan secara cepat dan menyeluruh,”

tegasnya.

Yang patut disyukuri, menurut Asep, adalah peran serta masyarakat. Kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga fasilitas umum disebutnya sangat membantu. Ini mempercepat kerja petugas di tengah kerumunan dan cuaca yang tak menentu.

“Kebersihan kota adalah hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang telah tertib dan peduli lingkungan,”

tuturnya.

Dengan beresnya semua pekerjaan sejak pagi buta, Asep yakin aktivitas warga di hari pertama 2026 tak akan terganggu. Tak ada sampah berserakan yang mengganggu pemandangan atau lalu lintas.

“Dengan kolaborasi antara petugas dan masyarakat, kita dapat terus menjaga Jakarta sebagai kota yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan,”

tandas Asep menutup pernyataannya. Kota pun kembali berdenyut, bersih, siap menyambut tahun yang baru.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar