Beberapa pesepeda bahkan terlihat mengayuh dengan leluasa di badan jalan utama sebuah pemandangan yang hampir mustahil di hari kerja biasa. Mereka memanfaatkan kelapangan yang hanya datang setahun sekali ini.
Di depan FX Sudirman, sisa-sisa kemeriahan masih tertinggal. Panggung hiburan untuk perayaan semalam mulai dibongkar pelan-pelan. Petugas terlihat sibuk melepas rangkaian besi dan kabel, sementara terpal-terpal besar sudah tergulung rapi di sisi jalan.
Aktivitas pembongkaran ini berlangsung berdampingan dengan warga yang berlalu-lalang untuk olahraga. Di titik inilah, sisa pesta dan rutinitas pagi saling bersinggungan, menciptakan sebuah adegan transisi yang unik.
Jadi, pagi itu Jakarta tak terburu-buru. Kota megapolitan ini memilih untuk berjalan perlahan, memberikan ruang bagi warganya untuk bernapas lega dan memulai lembaran tahun baru dengan ritme yang lebih tenang.
Artikel Terkait
DJ Donny Laporkan Teror Molotov dan Paket Misterius ke Polda Metro Jaya
Prabowo Geram: Kritik Terus Menerus ke Penanganan Bencana Dinilai Tak Sehat
Prabowo Minta Maaf ke Daerah Lain, Fokus Kunjungan ke Aceh Tamiang
Prabowo Tinjau Aceh Tamiang, Rapat Darurat Bencana Tersela Kumandang Azan