Sepuluh Sumur Bor Baru Resmi Beroperasi, Warga Aceh Tamiang Kini Lebih Lega

- Minggu, 28 Desember 2025 | 19:40 WIB
Sepuluh Sumur Bor Baru Resmi Beroperasi, Warga Aceh Tamiang Kini Lebih Lega

ACEH TAMIANG Warga di sejumlah titik di Aceh Tamiang kini bisa bernapas lega. Pasalnya, akses air bersih yang selama ini jadi persoalan mulai teratasi. Satgas Polri telah merampungkan penggalian sepuluh titik sumur bor baru, yang siap digunakan mulai Sabtu (27/12). Titik-titik baru ini melengkapi total 93 sumur bor yang telah diaktifkan dan tersebar di lokasi-lokasi strategis kabupaten tersebut.

Tak main-main, lokasinya menyasar tempat-tempat yang benar-benar vital bagi komunitas. Untuk urusan pendidikan, sumur bor kini telah beroperasi di SMKN 2 Karang Baru, SDN 7 Kuala Simpang, dan juga SMP Muhammadiyah Kuala Simpang. Kehadiran sumber air ini diharapkan bisa mendukung aktivitas belajar mengajar yang selama ini kerap terkendala.

Di sisi lain, tempat ibadah juga tak luput dari perhatian. Bantuan serupa mengalir ke Masjid Agung Desa Kebun Tanah Terban, Musholla Ar Rahim, Mushalla Muhammadiyah At-Taqwa, Masjid Baitussalam, dan Masjid Baitul Makmur di Desa Blang Kandis. Sementara untuk permukiman, Dusun Kamboja dan Dusun Kualum kini juga sudah menikmati akses air bersih dari sumur bor baru.

Respons dari masyarakat pun luar biasa. Rasa syukur terpancar jelas dari para penerima manfaat.

Fahmi Putra, Kepala SMKN 2 Karang Baru, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya. Bantuan yang diterima sekolahnya ternyata tak cuma sumur bor, tapi juga dilengkapi tandon dan genset.

"Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Polri. Bantuan ini, terutama tandon airnya, pasti sangat berguna buat lingkungan sekolah dan warga sekitar," ujar Fahmi.

Senada dengan itu, Eriyono, pengurus BKM Musholla Ar Rahim Desa Kota Lintang, melihat bantuan ini lebih dari sekadar solusi fisik. Baginya, ini adalah amal jariyah.

"Semoga Allah yang membalas semua kebaikan ini. Kami berharap bantuan ini bisa jadi pemacu, agar Tamiang bisa bangkit lebih cepat lagi," kata Eriyono penuh harap.

Dengan bertambahnya titik-titik akses air bersih ini, diharapkan beban warga Aceh Tamiang bisa sedikit terangkat. Kini, urusan air yang dulu kerap merepotkan, perlahan mulai menemui jalan terang.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar