Dini hari Minggu kemarin, suasana Jalan Panjang di Kedoya, Jakarta Barat, yang biasanya lengang, tiba-tiba berubah ricuh. Patroli malam anggota Samapta Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan aksi dua maling motor yang ternyata bersenjata api.
Semuanya berawal dari kecurigaan anggota Unit IV Patroli Motor. Mereka melihat sepeda motor yang ditumpangi tiga orang. Saat petugas memberi isyarat untuk berhenti, bukannya menuruti, pengendara malah ngebut kabur. Tak lama, sebuah kejar-kejaran pun terjadi di jalanan yang masih sepi itu.
“Saat pengendara tidak kooperatif dan berupaya kabur, anggota bertindak sesuai prosedur. Dua terduga pelaku berhasil diamankan beserta senjata api rakitan dan amunisi,” jelas Ipda Fitroh Nurul Fahmi, Panit 4 Patmor.
Motor yang dikejar akhirnya oleng dan terjatuh. Dua orang langsung diringkus, sementara satu komplotannya berhasil menghilang dalam gelap.
Hasil penggeledahan cukup mencengangkan. Selain kunci letter T yang biasa dipakai maling motor, polisi menemukan barang bukti yang lebih seram: sebuah senjata api rakitan. Lima butir peluru tajam juga ikut diamankan.
Menurut pengakuan kedua tersangka, mereka berasal dari Lampung Timur, namun saat ini tinggal di Tangerang. Ipda Fitroh menegaskan, tindakan cepat ini penting untuk mencegah potensi kejahatan yang bisa membahayakan warga.
Keduanya lalu dibawa ke Polsek Kebon Jeruk sekitar pukul setengah empat pagi untuk proses lebih lanjut.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat.
“Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 110 yang siaga 24 jam,” pesan Budi.
Ia mengimbau agar warga segera melapor jika melihat hal-hal mencurigakan di sekitar mereka. Kerja sama seperti inilah yang kerap membantu polisi mencegah kejahatan sebelum benar-benar terjadi.
Artikel Terkait
BMKG Imbau Warga Sulsel Waspada Hujan dan Angin Kencang Seharian
Pengamat Soroti Reformasi Kultural sebagai Inti Perubahan di Tubuh Polri
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid
Istri Tersangka Korupsi Bupati Bekasi Diperiksa KPK