500 Personel Brimob Tiba di Kualanamu, Siaga Penuh untuk Korban Bencana Sumut-Aceh

- Sabtu, 27 Desember 2025 | 23:25 WIB
500 Personel Brimob Tiba di Kualanamu, Siaga Penuh untuk Korban Bencana Sumut-Aceh

Bandara Internasional Kualanamu ramai oleh kedatangan pasukan khusus Jumat malam lalu. Bukan penumpang biasa, melainkan 500 personel Brimob yang dikerahkan untuk mempercepat penanganan pascabencana di Sumatera Utara dan Aceh. Mereka tiba beruntun, mulai pukul tujuh malam hingga Sabtu dini hari pukul satu.

Menurut sejumlah saksi, suasana malam itu terasa sigap. Seluruh personel yang datang dari lima Polda berbeda itu langsung disiagakan. Mereka siap digeser kapan saja ke posko-posko penanggulangan bencana, menunggu perintah sesuai kebutuhan di lapangan.

Kedatangan mereka sendiri berlangsung dalam beberapa gelombang. Dari Polda Sulsel (Kompi 2) mendarat pukul 19.40 WIB, disusul Polda Kaltim (Kompi 1) sejam kemudian. Malam semakin larut, pasukan dari Polda Banten (Kompi 2) tiba pukul 22.15 WIB, lalu Polda DIY (Kompi 1) tepat tengah malam. Gelombang terakhir adalah Kompi 3 dari Polda NTB yang mendarat pukul 23.50 WIB. Operasi ini diawasi langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan maksud dari pengerahan skala besar ini.

“Polda Sumut menerima dukungan personel Brimob dari beberapa polda sebagai langkah penguatan dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatra Utara dan Aceh. Pasukan ini disiapkan untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak, baik dalam proses evakuasi, pengamanan, maupun penyaluran bantuan kemanusiaan,”

ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Ferry menekankan, ini adalah wujud komitmen nyata Polri. Bukan sekadar urusan penegakan hukum, tapi lebih kepada misi kemanusiaan di garda terdepan.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Kehadiran pasukan Brimob ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,”

katanya menegaskan.

Jadi, ratusan personel BKO itu kini telah berada di lokasi. Tugas mereka jelas: memperkuat penanganan bencana alam di dua wilayah yang sedang berduka itu. Harapannya, bantuan bisa sampai lebih cepat dan proses pemulihan bisa segera dimulai.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar