Nah, di sinilah situasinya berubah. Tiba-tiba saja, pria itu menodongkan benda yang diduga senpi ke arah Wawan.
"Wawan sempat minta identitas," lanjut Made, menceritakan kronologi. "Tapi dijawab dengan pertanyaan balik, emang harus tunjukkan identitas? Dia ogah menunjukkan identitasnya."
Alih-alih memberi KTP, ABK malah menunjukkan senjata yang terselip itu.
"Ia malah nunjukkin senpi di pinggang kemudian pergi," ujar Made, menyampaikan ucapan pelaku. "Sambil berkata, 'hati-hati takutnya pijit plus plus'. Lalu dia pergi menggunakan motor dengan ancaman, 'dipantau aja'.
Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki motif di balik aksi pamer senjata itu. Apa tujuannya? Masih jadi tanda tanya. Namun begitu, Made Budi memastikan situasi di Kelurahan Bedahan kini sudah kondusif dan aman.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan per 31 Maret 2026
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas