Yang menarik, meski uangnya sendiri juga dibutuhkan, Dika dikenal sebagai anak yang dermawan. Upah yang didapatnya meski jumlahnya tak menentu selalu ia bagi untuk ibu dan adik-adiknya.
kata Moel.
lanjutnya penuh apresiasi.
Kehidupan keluarganya sederhana. Ayah Dika bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, sementara ibunya berjualan perabotan rumah tangga. Soal pendidikan, ada yang mengganjal. Usianya sekarang seharusnya duduk di bangku kelas 5 SD. Tapi nyatanya, dia berhenti sekolah setelah kelas 4.
kata Moel menjelaskan situasinya.
Alasan pasti Dika berhenti sekolah belum sepenuhnya jelas. Moel menyebut sudah menghubungi orang tuanya untuk membicarakan masa depan si bocah pemberani ini.
harap Moel. Semoga saja.
Artikel Terkait
Indonesia Kuasai 60% Pasar Sawit Global, tapi Harga Masih Ditentukan Luar Negeri
Nelayan di Pacitan Tewas Diduga Terseret Ombak Saat Melaut
Ragnar dan Verdonk Pulang Bareng ke Eropa, Bawa Misi Berbeda ke Klub Masing-masing
Malaysia dan Filipina Gagal Lolos, Empat Wakil ASEAN Siap Berlaga di Piala Asia 2027