Atau yang terbaru: banjir besar di Sumatera. Banyak saudara-saudara Kristen kita yang tahun ini tak bisa merayakan Natal seperti biasa. Rumah terendam, jalanan hilang, suasana hati pun pasti buyar.
Meski begitu, saya harap semangat dan pesan kebaikan Natal itu tetap utuh di hati mereka. Tak berkurang oleh situasi.
Kita harus jujur, banjir semacam ini bukan ujian dari langit. Ini ulah manusia. Yang paling menyedihkan, yang paling menderita selalu orang-orang kecil. Sementara itu, para pelaku utamanya entah siapa justru asyik berlibur ke Eropa atau Amerika. Menikmati pemandangan indah nan menawan, jauh dari kesumpekan di tanah air.
Pada akhirnya, ini semua mengingatkan kita pada satu hal: sayangi saja planet Bumi ini. Jaga baik-baik.
(Tere Liye)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mulai Kunjungan Negara ke Jepang, Temui Kaisar dan PM
Antrean Panjang dan Stok Habis, Warga Bone Kesulitan Dapat BBM Subsidi
KPK Siapkan Empat Program Kampanye Antikorupsi Hingga 2026
Kepatuhan LHKPN Capai 87,83%, Legislatif Tertinggal Jauh di 55,14%