Sugeng Tindak, Ustadz Jazir
✍🏻 Ustadz Salim A. Fillah
Rasanya, kehilangan ini begitu dalam. Sejak 2001, kami tumbuh di bawah asuhan dan tempaan beliau. Mengiringi perjalanan dakwahnya lewat darat, udara, dan lautan menjadi kenangan yang tak ternilai. Saat-saat itulah keteladanan, lautan ilmu, serta pengalaman penuh hikmah beliau tuangkan pada jiwa-jiwa kami yang dahaga.
Bagi banyak orang, Ustadz Jazir dikenal sebagai sosok yang kritis dan vokal. Tapi, jangan sekali-kali meragukan kecintaannya pada Indonesia. Beliau ibarat perpustakaan hidup yang menguasai seluk-beluk sejarah negeri ini. Mulai dari masa Kebangkitan Nasional, pidato-pidato Bung Karno, hingga kebijakan di era Pak Harto, semua melekat dalam ingatannya.
Di sisi lain, kontribusinya pada umat juga nyata. Gagasan “Iqra’” sebagai metode cepat belajar membaca Al-Qur'an, misalnya, berasal dari pemikirannya. Ide itu kemudian dikembangkan oleh almarhum KH As’ad Humam untuk membentengi akidah muslim di pedesaan. Belum lagi konsep “Manajemen Masjid” yang jadi model rintisan peradaban hingga kini.
Takkan cukup kata-kata untuk melukiskan siapa beliau. Ustadz Jazir adalah seorang guru, dalam arti yang sesungguhnya dan paling lengkap.
Sugeng tindak, Ustadz. 😭
Artikel Terkait
Abdul Hayat Gani Pimpin Perindo Sulsel, Komitmen Tinggalkan Kepemimpinan Transaksional
Polda Kalbar Musnahkan 12 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Narkoba
Mahfud MD Apresiasi Prabowo Undang Tokoh Kritis untuk Jembatani Kesenjangan Informasi
PBNU Tetapkan Jadwal Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 pada 2026