CUMA 14 MILIAR?
Jumlahnya terasa sangat kecil, bukan?
Nah, coba bayangkan skenario yang lebih besar. Menurut sejumlah pengamat, jika program MBG ini benar-benar berjalan hingga 2029, anggarannya bisa menembus angka fantastis: lebih dari 300 triliun rupiah. Angka yang sedemikian besar itu, tentu saja, membuka peluang lebar-lebar. Salah satunya? Melahirkan segudang politisi muda kaya raya, banyak di antaranya berasal dari dinasti politik yang sudah mapan di daerah.
Dan inilah yang bikin skemanya terasa "aman". Uang dari proyek MBG itu legal adanya. Semuanya berjalan di atas kertas yang seolah-olah bersih.
Akibatnya, bisa ditebak. Prinsipnya jadi serba "bodo amat". Apa rakyat dapat makanan yang bergizi? Pantas atau tidak harganya? Itu urusan kesekian. Yang penting, ambil untung sebanyak-banyaknya. Semua itu bebas, tanpa rasa was-was.
Artikel Terkait
PSHK Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Pengadilan Umum
Bahlil: 20 Proyek Hilirisasi Tahap Awal Sudah Mulai, Investasi Capai Rp239 Triliun
Warga Makassar Bentrok dengan Petugas Tolak Penggusuran Kios di Jalan Satando
Pokon, Hidangan Khas Toraja yang Sarat Makna dalam Ritual Rambu Solo