Suasana di sebuah pesawat di Bandara Mexico City mendadak tegang Jumat lalu. Pilotnya, alih-alih mempersiapkan lepas landas, justru mengunci diri di kokpit. Aksi ini bukan tanpa alasan. Ia memprotes keterlambatan pembayaran gaji yang sudah menumpuk hingga lima bulan, plus biaya perjalanan yang belum juga cair.
Dari dalam kokpit yang terkunci, suaranya terdengar jelas di kabin penumpang yang sudah menunggu.
Begitu kira-kira penggalan pernyataannya yang dilaporkan AFP. Ratusan penumpang yang seharusnya terbang menuju Cancun, kota resor Karibia yang cerah, terpaksa menyimak protesnya. Nada suaranya terdapat campuran rasa marah dan bersalah.
Artikel Terkait
Pemerintah Pacu Pembentukan Badan Pengawas Data Pribadi, Targetkan Perpres 2026
Sepuluh Ribu Rupiah yang Tak Terbeli: Ketika Sebatang Pena Menjadi Harga Sebuah Nyawa
HNW Pertanyakan Nasib Kampung Haji dalam RKAT BPKH 2026
Prabowo dan Alarm Demokrasi: Ketika Kritik Dikira Ancaman