Setelah banjir bandang menerjang, suasana di Aceh Utara masih terlihat suram. Tapi di tengah genangan lumpur itu, ada upaya gotong royong yang mulai bergerak. Ketua PMI Jusuf Kalla, atau yang akrab disapa JK, baru-baru ini meninjau langsung kondisi Masjid Darussalam di Gampong Paloh Raya. Dari sana, dia menyoroti sebuah kolaborasi penting.
Menurut JK, PMI kini bekerja bahu-membahu dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Fokusnya jelas: membersihkan dan memulihkan masjid serta fasilitas umum lain yang jadi korban banjir.
"Sebagian besar bangunan itu sebenarnya tidak hancur, hanya kotor saja," ujar JK, Jumat lalu.
Dia melanjutkan, "Banyak rumput dan lumpur yang masuk, itu ada semuanya."
Dari pantauannya, kerusakan struktural yang parah terbilang minim. Namun, masalah utamanya adalah kotoran. Lumpur tebal dan tumbuhan liar yang terbawa air memenuhi area tempat ibadah, membuatnya tak bisa dipakai.
Artikel Terkait
DI Pandjaitan Tergenang 50 Cm, Lalu Lintas Cawang-Kebon Nanas Lumpuh
Gus Baha: Adu Agama Boleh, Asal yang Diadu Agamanya, Bukan Orangnya
Amblesnya Kamar Mandi di Bantaran Sungai, Seorang Ibu Terseret Arus dan Masih Hilang
SMA Siger Lampung Gagal Kantongi Izin, Siswa Diarahkan Pindah