Angka itu kembali bertambah. Seorang tentara Israel ditemukan tewas di sebuah pangkalan militer di wilayah utara, diduga akibat bunuh diri. Kejadian ini mencatatkan satu nama lagi dalam daftar pilu: setidaknya 61 prajurit telah mengakhiri hidup mereka sendiri sejak perang di Gaza berkecamuk pada Oktober 2023 silam.
Menurut laporan harian Haaretz, insiden terbaru ini melibatkan seorang tentara wajib militer. Ia ditemukan dalam kondisi kritis setelah menembak dirinya sendiri di dalam area pangkalan. Upaya penyelamatan pun dilakukan, tapi nyawanya tak tertolong. Tentara itu akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa lalu.
Ini bukan masalah sepele, dan pimpinan militer tampaknya menyadarinya. Di awal Oktober tahun ini, Kepala Staf IDF Eyal Zamir secara terbuka mengakui kenyataan pahit yang dihadapi anak buahnya. "Kami sedang berhadapan dengan krisis kesehatan mental yang kian memburuk," ujarnya.
Zamir tak cuma bicara. Ia membeberkan data yang cukup mencengangkan: ribuan tentara saat ini tercatat telah mendapatkan dan sedang menjalani perawatan psikologis. Tekanan dari medan perang yang berkepanjangan, rupanya, meninggalkan luka yang tak kasat mata dan dampaknya ternyata sangat nyata.
Artikel Terkait
Athletic Club Kalahkan Real Betis 2-1, Kokoh di Papan Atas La Liga
Manchester City Kembali Juara EFL Cup Usai Taklukkan Arsenal 2-0 di Wembley
Desakan Kuat untuk Dewas KPK Periksa Pimpinan Soal Tahanan Rumah Gus Yaqut
Lonjakan 16% Penumpang Kereta di Jawa Tengah Saat Lebaran 2026