“Mau menguasai harta,”
ungkap Ramelan dengan lirih pada Rabu (17/12/2025), mengungkap motif keji di balik pembunuhan itu. Motif materi. Keinginan untuk menguasai harta sang istri akhirnya berujung pada tragedi yang memilukan.
Di sisi lain, rasa keadilan keluarga korban pun bergolak. Ramelan tak punya tuntutan lain selain meminta proses hukum yang transparan dan hukuman yang setimpal bagi pelaku.
“Sebagai orang tua, saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya,”
tegasnya.
Saat ini, AS telah ditahan di Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan mendalami setiap detail motifnya. Kasus ini, di luar segala kesedihannya, menjadi sebuah ironi pahit: pelindung yang berubah menjadi predator.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral