Namun begitu, penyelidikan belum berhenti. Penyidik masih terus mendalami, menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. Ada satu fakta yang cukup mencengangkan dari operasi pekan lalu.
Angka fee itu bukan main-main. Sebelumnya, KPK sudah mengungkap nilai dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Ardito mencapai Rp5,75 miliar. Dana sebesar itu diduga bersumber dari fee proyek pengadaan barang dan jasa, bahkan sampai pengadaan alat kesehatan di lingkungan Pemkab Lampung Tengah untuk tahun anggaran 2025.
Kelima tersangka sudah berhadapan dengan hukum. Selain Ardito Wijaya sendiri, ada Ranu Hari Prasetyo (adik bupati), Riki Hendra Saputra (anggota DPRD setempat), Anton Wibowo (Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah yang juga kerabat dekat bupati), dan Mohamad Lukman Sjamsuri dari pihak swasta, selaku Direktur PT Elkaka Putra Mandiri.
Kasus ini masih terus bergulir. Penggeledahan hari ini mungkin baru salah satu babak dari proses panjang pemberantasan korupsi di daerah tersebut.
Artikel Terkait
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi
Restoran Keluarga dan Luka Masa Lalu: Kisah Cinta Kedua di Predestined Love
Malam Haru di Cilandak, Sjafrie Sjamsoeddin Berduka untuk Sahabat Seangkatan
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi