Ia mengaku tak akan sungkan mengambil tindakan tegas. Apalagi terhadap pejabat yang ketahuan melanggar hukum. Sikapnya ini seperti ingin menegaskan bahwa era toleransi untuk kinerja buruk sudah berakhir.
"Dan kita tak akan ragu-ragu mencopot, memecat, pejabat yang tidak mampu, tanpa pandang bulu, tanpa pilih-pilih partai mana, asal usul, ras mana, suku mana,"
tegasnya lagi. Prinsipnya sederhana: loyalitas tertinggi harus pada tugas melayani rakyat.
"Siapa yang tidak bisa setia menjalankan tugas rakyat, kita persilakan untuk berhenti,"
tutup Presiden, mengakhiri pertemuan dengan pernyataan yang tak meninggalkan ruang untuk ditawar.
Artikel Terkait
Gus Yahya Tegaskan Visi NU Sejalan dengan Semangat Proklamasi
Gus Yahya Tegaskan Visi NU Sebagai Jiwa Republik di Harlah Satu Abad
Jokowi Pasang Kuda-kuda, Prabowo-Gibran Dua Periode Jadi Target Ketiga
Jalan Lintas Aceh Tengah–Bener Meriah Amblas, Tanah Bergerak Sejak 2002