Ia pun merasa program ini berjalan aman. Pasalnya, para guru turut mendampingi dan memastikan makanan yang datang layak dikonsumsi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Tamansari, Ermaini, menyebut program MBG ini sudah berjalan sejak Juli lalu.
Respons dari siswa dan orang tua, katanya, sangat positif. Program ini dianggap membantu memenuhi gizi anak, terutama bagi yang kerap melewatkan sarapan di rumah.
Soal kualitas? Ermaini menilai menunya cukup lengkap dan bervariasi.
Pengawasannya dilakukan rutin. Ada sistem piket yang melibatkan guru dan siswa. Begitu makanan tiba, petugas piket guru akan memeriksa dan mendokumentasikannya.
Hingga saat ini, menurut Ermaini, belum ada masalah serius yang ditemukan.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral