Sejak momen itu, hidup mereka jadi tak terpisahkan. Mau tak mau, mereka harus bekerja sama. Perbedaan sifat dan latar belakang pun jadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Di sisi lain, ancaman-ancaman terhadap keseimbangan dua dunia terus bermunculan. He Si Mu dan Duan Xu pun terpaksa berjuang. Tujuannya satu: menjaga perdamaian dan melindungi segala keindahan yang ada di kedua alam.
Yang menarik, drama ini menjanjikan visual yang memukau. Dari alam Guixu yang misterius dan berbahaya, hingga medan perang es yang kejam. Kontrasnya, ada juga dunia kembang api yang hangat dan penuh kehidupan. Sungguh sebuah perpaduan estetika yang unik.
Secara naratif, cerita ini mengamati penderitaan berbagai makhluk dengan sudut pandang penuh belas kasih. Setiap pengorbanan, setiap tetesan darah, digambarkan sebagai simbol kehangatan di tengah dunia yang kadang terasa begitu dingin.
Dengan genre fantasi dan nuansa dongeng tradisional Tiongkok, Love Beyond the Grave mengusung gaya Liaozhai yang kental. Pandangannya yang unik tentang hubungan manusia dan roh membentuk sebuah saga fantasi oriental yang terasa megah dan paling tidak dari sinopsisnya sangat berkesan.
Artikel Terkait
Utang Puasa Menumpuk? Waspadai Denda Fidyah yang Bisa Tembus Jutaan Rupiah
Red Notice Interpol Mengekang Ruang Gerak Buronan Korupsi Riza Chalid
Remaja 15 Tahun di Cianjur Diduga Sodomi dan Lecehkan 10 Anak Kecil
Khamenei Peringatkan AS: Perang di Iran Akan Jadi Konflik Regional