“Ini benar-benar tidak pantas,” tulis seorang warganet. Komentar-komentar pedas lainnya berdatangan, mengecam sikap pejabat yang dinilai kehilangan kepekaan. Apa yang dilakukan Zulhas terlihat amat kontras dengan realita di sekelilingnya, di mana korban banjir masih berjuang memulihkan hidup mereka.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama gaya sang menteri disorot. Sebelumnya, Zulhas juga jadi bahan perbincangan karena aksinya memanggul karung beras untuk korban. Pencitraan lain yang tak luput dari perhatian adalah ketika ia membersihkan lumpur dengan pakaian putih yang tetap bersih. Bagi banyak orang, semua itu terasa seperti drama yang dipentaskan, jauh dari kesan tulus.
Di sisi lain, video yang sama terus beredar dan memperkuat narasi ketidaksesuaian antara penderitaan rakyat dan kenyamanan pejabat. Kontras itu yang paling menyakitkan untuk dilihat.
Artikel Terkait
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika
John Sitorus Sindir Siti Nurbaya Usai Rumahnya Digeledah: Gabung Saja ke PSI
Brian Yuliarto Buka Kartu: Kampus dan Industri Harus Jalin Kolaborasi Nyata untuk Pacu Ekonomi