✍🏻 Erizeli Jely Bandaro
Ini sudah masuk tahap serius. Aceh mulai menunjukkan sikapnya, dengan berani mengambil langkah yang mengabaikan pusat dalam hal bantuan internasional. Mungkin ada yang lupa, Gubernur Aceh selama ini terlihat kalem dan jarang berpolemik. Tapi itu memang gaya laki-laki sejati tidak banyak bicara, tapi langsung bertindak. Dan Aceh, seperti kita tahu, adalah gudangnya laki-laki sejati.
Pemprov Aceh Surati UNDP dan UNICEF Minta Bantuan Tangani Pascabencana
Pemerintah Aceh ternyata sudah bergerak diam-diam. Mereka secara resmi telah mengirimkan surat permintaan bantuan kepada dua badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu UNDP dan UNICEF. Tujuannya jelas: untuk penanganan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Tanah Rencong.
Kenapa kedua lembaga ini? Alasannya sederhana. Mereka punya pengalaman lapangan yang sangat berharga, terutama dari masa-masa sulit pasca tsunami 2004 lalu. Pengalaman itulah yang sekarang sangat dibutuhkan.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengonfirmasi hal ini pada Minggu (14/12/2025).
Artikel Terkait
Direktur NCTC Mundur, Protes Kebijakan Perang AS-Iran
Maling Motor di Karawang Babak Belur Dihajar Massa, Senjata Api Rakitan Disita Polisi
Sporting CP Hadapi Tekanan Maksimal di Laga Comeback Lawan Bodo/Glimt
Korlantas Tunda One Way Nasional, Terapkan Skema Terbatas di Tol Cipali