Suasana panik melanda Pantai Bondi di Sydney pada Minggu (14/12) sore. Dentuman tembakan memecah keriuhan akhir pekan, memaksa orang-orang berlarian mencari tempat aman. Dua orang yang diduga sebagai pelaku kini sudah dalam tahanan polisi.
Tak lama setelah kejadian, video dari lokasi mulai membanjiri media sosial. Rekaman-rekaman itu sungguh memilukan. Banyak korban terlihat tergeletak tak berdaya di trotoar dan rerumputan. Beberapa di antaranya jelas-jelas berlumuran darah, sementara orang lain berusaha menolong dengan panik.
Lampu biru dan merah dari kendaraan darurat segera memenuhi area. Ambulans berdatangan satu per satu, membawa korban dengan cepat. Sementara itu, aparat kepolisian masih berjaga ketat, mengamankan setiap sudut lokasi kejadian perkara.
“Operasi polisi masih berlangsung dan kami terus mendesak masyarakat untuk menghindari daerah tersebut,”
demikian pernyataan resmi dari kepolisian New South Wales.
Menurut kesaksian warga yang berada di sana, pemandangannya jauh lebih buruk dari yang bisa dibayangkan. Harry Wilson, salah seorang saksi mata, menggambarkan adegan mengerikan yang dia saksikan langsung.
“Saya melihat setidaknya 10 orang tergeletak di tanah dan darah di mana-mana,”
katanya, suaranya mungkin masih bergetar karena trauma.
Di sisi lain, ada konteks lain yang membuat insiden ini terasa lebih pahit. Alex Ryvchin, seorang pemimpin Dewan Eksekutif Yahudi Australia, mengungkapkan bahwa penembakan terjadi tepat saat komunitasnya merayakan Hanukkah. Festival cahaya itu baru saja dimulai saat matahari terbenam.
“Ini adalah komunitas Yahudi dalam kondisi terbaiknya, berkumpul untuk merayakan momen bahagia. Jika kita menjadi sasaran dengan sengaja seperti ini, itu adalah sesuatu yang skalanya tidak pernah kita bayangkan. Ini adalah hal yang mengerikan,”
ujar Ryvchin dengan nada berat.
Respons dari pemerintah pusat pun tak lama datang. Seorang juru bicara Perdana Menteri Anthony Albanese mengonfirmasi situasi yang sedang berkembang.
“Kami menyadari adanya situasi keamanan aktif di Bondi. Kami mendesak orang-orang di sekitar untuk mengikuti informasi dari Kepolisian NSW,”
demikian pernyataan dari kantor perdana menteri. Situasi memang masih berkembang, namun suasana duka sudah jelas menyelimuti Sydney sore itu.
Artikel Terkait
Bupati Bone Terobos Banjir di Watampone, Borong Kue Pedagang untuk Korban
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Bone, Pemkab Tetapkan Status Siaga Satu
Rayo Vallecano Pastikan Tiket Final UEFA Conference League 2026 Usai Kalahkan Strasbourg
João Félix Cetak Hattrick, Al Nassr Kalahkan Al Shabab 4-2