Di antara rimbunnya pepohonan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, seekor Lutung Jawa terlihat sedang asyik beraktivitas. Kejadian itu terekam pada Sabtu lalu, 13 Desember 2025. Sosoknya yang lincah itu, sayangnya, adalah pemandangan yang makin langka.
Nyatanya, primata endemik bernama ilmiah "Trachypithecus auratus" ini jumlahnya tak banyak lagi. Kalau merujuk pada sejumlah penelitian dan pemodelan habitat, populasi mereka di alam liar Jawa cuma tersisa antara 2.000 sampai 7.000 individu saja. Angka yang cukup mengkhawatirkan, bukan?
Makanya, nggak heran kalau International Union for Conservation of Nature (IUCN) mencatat statusnya sebagai "Rentan" atau "Vulnerable". Ancaman terhadap kelangsungan hidup mereka nyata dan datang dari berbagai sisi.
Fragmentasi habitat jadi masalah utama. Hutan tempat mereka hidup terus terpecah-pecah oleh aktivitas manusia. Di sisi lain, ancaman langsung seperti perburuan dan perdagangan ilegal masih terus terjadi. Semua faktor ini berpadu, mendorong satwa khas Jawa ini ke ambang kepunahan.
Artikel Terkait
Gus Umar Sindir Kaesang: Macam Betul Aja Kau Ngomong, Dulu Bilang Tak Mau Politik
Kebuntuan di Washington Picu Shutdown, Layanan Publik Terancam Lumpuh
Gus Murtadho Tuding Dukungan PBNU ke Prabowo di Forum Trump Condong ke Zionis
Wagub Sulbar Salim S. Mengga Wafat, Duka Mendalam Selimut Sulawesi Barat