Angka korban jiwa dari bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali bertambah. Menurut data terbaru dari BNPB, ada sepuluh jenazah lagi yang berhasil ditemukan.
Hingga Sabtu kemarin, total korban meninggal di ketiga provinsi itu sudah mencapai 1.167 orang. Angka yang sungguh memilukan. Di sisi lain, pencarian untuk 165 orang yang masih dinyatakan hilang terus dilakukan, meski harapannya kian tipis.
Bayangkan, ratusan ribu orang tepatnya 257 ribu hingga kini masih harus tinggal di pengungsian. Mereka kehilangan tempat tinggal. Rumah mereka, sebanyak 178.479 unit, rusak parah atau bahkan hancur sama sekali.
Kalau dirinci per provinsi, situasinya seperti ini.
Aceh Meninggal: 540 jiwa. Hilang: 31 orang. Mengungsi: 233.003 orang.
Sumatera Utara Meninggal: 365 jiwa. Hilang: 60 orang. Mengungsi: 13.926 orang.
Sumatera Barat Meninggal: 262 jiwa. Hilang: 74 orang. Mengungsi: 10.851 orang.
Data-data ini bukan sekadar angka statistik. Setiap digit mewakili sebuah nyawa, sebuah keluarga yang tercerai-berai. Pemerintah dan relawan masih bergerak, tapi beban yang harus ditanggung terasa begitu berat.
Artikel Terkait
Pramono Anung Pastikan Subsidi Bus Transjabodetabek Tetap Berjalan, Tarif Rute Tertentu Akan Disesuaikan
Pengendara Motor Tewas Usai Oleng dan Terlindas Mobil Saat Mendahului Bus di Ciampea
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Biaya Isi Penuh Tangki Honda BeAT Tembus Rp68.250
KPK Dorong Penerapan E-Voting, Pengalaman Pilkades Jadi Modal Uji Coba Pemilu Nasional