Suasana haru dan duka menyelimuti pemakaman Prajurit Satu Farkhan Sauqi Marpaung, Sabtu (3/1) lalu. Ia dimakamkan dengan upacara militer di pemakaman umum Desa Hessa Air Genting, Asahan, Sumatera Utara. Prajurit TNI AD ini meninggal saat bertugas di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Yang membuat pilu, kematiannya diduga kuat akibat tindak kekerasan dari seniornya sendiri.
Tangis keluarga tak terbendung. Prosesi pemakaman yang khidmat itu menjadi saksi bisu kepergian seorang prajurit muda yang gugur bukan di medan tempur, melainkan dalam tragedi yang memilukan. Jenazah almarhum diserahkan dari Masjid Nur Sa’adah sebelum kemudian diberi penghormatan terakhir sesuai tradisi militer.
Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera. Ia adalah komandan yang membawahi satuan almarhum, Yonif 113/Jaya Sakti.
Di hadapan keluarga yang berduka, Kolonel Dimar menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga. TNI akan mengawal dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan,” ujarnya tegas.
Ia menambahkan, pihaknya sudah mengamankan terduga pelaku. Saat ini, orang tersebut ditahan di Polisi Militer (Pom) Timika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Komitmennya jelas: TNI tak akan memberi ruang bagi pelanggaran.
“TNI tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum. Setiap prajurit yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dimar.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlangsung. Kronologi lengkap dan motif di balik insiden memilukan ini masih ditelusuri tim penyidik. Keluarga, dan publik, menunggu keadilan untuk Farkhan.
Artikel Terkait
Ahli Waris Protes Status Lahan, Proyek Stadion Sudiang Makassar Terhambat
Menag Bantah Gratifikasi, Klaim Penggunaan Jet Pribadi OSO untuk Acara Keluarga
Kejaksaan Sumsel Tahan Dua Mantan Direktur Keuangan Semen Baturaja Terkait Dugaan Korupsi
Mahfud MD Apresiasi KPK yang Kini Merambah Sektor Pajak dan Bea Cukai