Serangan Drone di Sudan Tewaskan Enam Pasukan Perdamaian PBB, Disebut Kejahatan Perang

- Minggu, 14 Desember 2025 | 05:36 WIB
Serangan Drone di Sudan Tewaskan Enam Pasukan Perdamaian PBB, Disebut Kejahatan Perang

Sabtu lalu (13/12), sebuah serangan drone menghantam kamp pasukan penjaga perdamaian PBB di Kadugli. Kota itu adalah ibu kota Kordofan Selatan, Sudan. Akibatnya, enam anggota pasukan dari Bangladesh tewas. Tak hanya itu, enam tentara lainnya juga mengalami luka-luka.

Suasana di lokasi pastinya kacau. Serangan mendadak itu terjadi di wilayah yang seharusnya dijaga untuk menciptakan perdamaian.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, langsung bersuara. Ia tak main-main dalam menyikapi tragedi ini.

Begitu pernyataan Guterres yang dikutip AFP pada Minggu (14/12). Ia tak cuma mengecam. Guterres dengan tegas menyebut serangan ini sebagai sebuah kejahatan perang menurut hukum internasional. Sinyal keras bahwa pelaku harus diadili.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar